Vaksin hepatitis A+B kombinasi (Twinrix, GSK) menggabungkan antigen virus hepatitis A yang diinaktivasi dan antigen permukaan hepatitis B (HBsAg) rekombinan dalam satu suntikan. Vaksin ini memberikan perlindungan simultan terhadap hepatitis A dan hepatitis B, menyederhanakan jadwal vaksinasi bagi individu yang memerlukan perlindungan terhadap kedua penyakit. Di Indonesia, di mana baik hepatitis A maupun hepatitis B endemik, vaksin kombinasi ini relevan untuk kelompok yang memerlukan perlindunga
Vaksin hepatitis A+B kombinasi (Twinrix, GSK) menggabungkan antigen virus hepatitis A yang diinaktivasi dan antigen permukaan hepatitis B (HBsAg) rekombinan dalam satu suntikan. Vaksin ini memberikan perlindungan simultan terhadap hepatitis A dan hepatitis B, menyederhanakan jadwal vaksinasi bagi individu yang memerlukan perlindungan terhadap kedua penyakit.
Di Indonesia, di mana baik hepatitis A maupun hepatitis B endemik, vaksin kombinasi ini relevan untuk kelompok yang memerlukan perlindungan ganda: pelancong, tenaga kesehatan, dan individu berisiko tinggi yang belum divaksinasi. BPOM telah mendaftarkan Twinrix untuk penggunaan di Indonesia.
Vaksin ini tersedia di klinik swasta dan rumah sakit sebagai alternatif pemberian vaksin hepatitis A dan B secara terpisah, dengan keuntungan jumlah suntikan yang lebih sedikit (3 dosis kombinasi vs 5 dosis terpisah).
Vaksin hepatitis A+B kombinasi diindikasikan untuk:
Dewasa ≥16 tahun yang memerlukan perlindungan terhadap kedua hepatitis:
Pelancong ke daerah endemik (termasuk pelancong asing ke Indonesia)
Tenaga kesehatan yang belum divaksinasi hepatitis A dan B
Pekerja makanan dan minuman
Individu dengan penyakit hati kronis
Pengguna narkoba suntik
MSM
Pasien hemodialisis
Pekerja sanitasi dan pengolahan limbah
Catatan: Twinrix formulasi dewasa hanya untuk usia ≥16 tahun. Formulasi pediatrik (Twinrix Junior) untuk usia 1–15 tahun mungkin tidak tersedia di semua negara.
Kontraindikasi vaksin hepatitis A+B kombinasi:
Kontraindikasi absolut:
Riwayat reaksi anafilaksis terhadap dosis vaksin hepatitis A, hepatitis B, atau Twinrix sebelumnya
Hipersensitivitas berat terhadap komponen vaksin (ragi, neomisin, aluminium)
Kontraindikasi relatif:
Bukan kontraindikasi:
Kehamilan (vaksin inaktif/rekombinan)
Menyusui
Imunodefisiensi (respons mungkin suboptimal)
Infeksi HIV
Terapi antikoagulan
Profil keamanan vaksin hepatitis A+B kombinasi serupa dengan vaksin individual:
Reaksi lokal (30–40%): Nyeri di tempat suntikan (paling umum), kemerahan, pembengkakan.
Reaksi sistemik (10–20%): Kelelahan, nyeri kepala, demam ringan, mual, mialgia. Gejala umumnya ringan dan hilang dalam 1–3 hari.
Reaksi serius: Sangat jarang. Profil keamanan konsisten dengan vaksin hepatitis A dan B yang diberikan secara terpisah. Tidak ada risiko tambahan dari formulasi kombinasi.
Pedoman pemberian vaksin hepatitis A+B kombinasi:
Jadwal standar:
3 dosis (1,0 mL IM) pada bulan 0, 1, dan 6
Diberikan di otot deltoid
Jadwal dipercepat (untuk pelancong):
4 dosis: hari 0, 7, 21, dan booster pada 12 bulan
Jadwal ini memungkinkan perlindungan lebih cepat untuk keberangkatan mendesak
Ketersediaan di Indonesia: Tersedia di klinik swasta dan RS. Harga: Rp 500.000–900.000 per dosis. Tidak tersedia di Puskesmas atau dalam PIN.
Catatan: Untuk bayi dan anak dalam PIN, vaksin hepatitis B monovalen tetap menjadi standar karena jadwal PIN sudah mencakupnya.
Efikasi vaksin hepatitis A+B kombinasi:
Hepatitis A: Seroproteksi 99–100% setelah seri lengkap 3 dosis, setara dengan vaksin hepatitis A monovalen.
Hepatitis B: Anti-HBs ≥10 mIU/mL pada 95–99% penerima setelah seri lengkap, setara dengan vaksin hepatitis B monovalen.
Jadwal dipercepat: Seroproteksi hepatitis A 100% dan hepatitis B 82% setelah 3 dosis (hari 0, 7, 21). Dosis ke-4 (12 bulan) meningkatkan seroproteksi hepatitis B menjadi 96%.
Durasi perlindungan: Setara dengan vaksin individual — hepatitis A: 25–40+ tahun; hepatitis B: 30+ tahun, kemungkinan seumur hidup.
Keuntungan: Mengurangi jumlah total suntikan dari 5 (2 hepatitis A + 3 hepatitis B) menjadi 3, meningkatkan kepatuhan pasien.
Interaksi vaksin hepatitis A+B kombinasi:
Vaksin lain: Dapat diberikan bersamaan dengan vaksin perjalanan lain (tifoid, demam kuning, meningokokus, rabies) di lokasi anatomi berbeda.
Imunoglobulin: Pemberian simultan IG untuk profilaksis hepatitis A pasca-paparan dapat dilakukan di lokasi berbeda. Titer anti-HAV mungkin sedikit lebih rendah namun tetap protektif.
Imunosupresan: Respons mungkin suboptimal. Pemeriksaan anti-HBs dan anti-HAV pasca-vaksinasi direkomendasikan.
Antikoagulan: Berikan IM dengan jarum halus, tekan 2 menit.
Pregnancy: Twinrix® (inactivated hepatitis A + recombinant hepatitis B) has limited data in pregnancy. Both individual components (hepatitis A and hepatitis B vaccines) have established safety profiles in pregnancy. Hepatitis B vaccination is routinely recommended for pregnant women at risk of HBV infection. Hepatitis A vaccine may be administered during pregnancy when indicated. The theoretical risk from inactivated vaccines during pregnancy is negligible. Consider Twinrix® if both hepatitis A and B protection are needed and the travel timeline is tight.
Breastfeeding: Twinrix® (inactivated) is compatible with breastfeeding. Both hepatitis A and hepatitis B vaccines are inactivated and pose no risk to the breastfed infant. Inactivated vaccines do not replicate and cannot be transmitted through breast milk. No modification of breastfeeding schedule is required. Vaccination of breastfeeding mothers who require hepatitis A and/or B protection should not be deferred.
Pediatric use: Twinrix® is approved for individuals ≥18 years in the United States. A pediatric/adolescent formulation (Twinrix Junior®) is available in some markets for children aged 1–15 years. For children under the approved age, individual hepatitis A and hepatitis B vaccines should be administered separately. Hepatitis A vaccine is recommended from 12 months of age; hepatitis B vaccine is given as part of the routine birth dose series. Children traveling internationally should ideally complete both vaccine series before travel.
Older adults (≥65 years): Twinrix® can be administered to older adults. Immune response to both hepatitis A and hepatitis B components may be diminished in older adults due to immunosenescence. For hepatitis B specifically, seroconversion rates decline with age (approximately 75% in adults ≥60 vs >95% in young adults). Post-vaccination serological testing (anti-HBs) may be considered for older adults at ongoing risk. A higher-dose hepatitis B vaccine (Heplisav-B®) may be used separately if enhanced HBV response is desired.
Tindakan pencegahan vaksin hepatitis A+B kombinasi:
Skrining pra-vaksinasi: Untuk individu di Indonesia (endemisitas tinggi), pemeriksaan anti-HAV total, HBsAg, dan anti-HBs dapat mengidentifikasi individu yang sudah memiliki imunitas dan menghindari vaksinasi yang tidak perlu.
Jadwal tertunda: Jika jadwal terganggu, dosis yang sudah diberikan tetap dihitung. Tidak perlu mengulang seri dari awal.
Interchangeability: Seri yang dimulai dengan vaksin individual hepatitis A dan B dapat dilengkapi dengan Twinrix, dan sebaliknya.
Biaya vs vaksin terpisah: Di Indonesia, Twinrix mungkin lebih mahal per dosis dibanding vaksin individual, namun total biaya bisa lebih rendah karena lebih sedikit kunjungan dan suntikan.
| Dosis | Merek | Hari sejak sebelumnya | Rentang usia |
|---|---|---|---|
| Dosis 1 | Twinrix | — | — |
| Dosis 1 | Twinrix | — | — |
| Dosis 1 | Twinrix | — | — |
| Dosis 2 | Twinrix | 30d | — |
| Dosis 2 | Twinrix | 7d | — |
| Dosis 2 | Twinrix | 30d | — |
| Dosis 3 | Twinrix | 150d | — |
| Dosis 3 | Twinrix | 150d | — |
| Dosis 3 | Twinrix | 14d | — |
| Dosis 4 | Twinrix | 365d | — |
Tahu vaksin apa yang Anda butuhkan? Bagus. Belum yakin? Cukup beri tahu tujuan perjalanan — kami akan menemukan vaksin yang tepat dan klinik. Gratis, tanpa kewajiban.
Konten pada halaman ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi. Konten ini tidak merupakan saran medis, diagnosis, atau rekomendasi pengobatan. Jika Anda memiliki masalah kesehatan, konsultasikan dengan tenaga kesehatan yang berkualifikasi. Medova bukan penyedia layanan medis.
Syarat penggunaan lengkap